Home » Belajar Islam » Featured » Zakat untuk pembangunan masjid

Zakat untuk pembangunan masjid

Apakah mengeluarkan zakat untuk pembangunan masjid sesuai dengan firman Allah tentang orang-orang yang berhak menerima zakat, “untuk di jalan Allah”? (At-Taubah: 60)

Jawaban:

Pembangunan masjid tidak masuk katagori yang firmankan Allah, “Untuk jalan Allah”, karena seperti yang ditafsirkan oleh para mufassir bahwa yang dimaksud jalan Allah adalah berjihad di jalan Allah; karena jika kita katakan bahwa yang dimaksud dengan jalan Allah adalah segala bentuk kebaikan tanpa ada batasnya, maka firman Allah, “Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyala untuk orang-orang fakir”, tidak ada gunanya. Pembatasan seperti yang kita ketahui bersama adalah menetapkan hukum berdasarkan ketetapan nash dan menolak selainnya. Jika kita katakan bahwa makna “untuk di jalan Allah” adalah semua jalan kebaikan, maka ayat itu tidak ada gunanya walaupun diawali dengan kata “innama” yang menunjukkan pembatasan. Kemudian jika membayarkan zakat untuk pembangunan masjid diperbolehkan dan begitu dalam kebaikan-kebaikan lainnya diperbolehkan, maka hal itu akan mengesampingkan kebaikan yang lain, karena kebanyakan manusia bersifat kikir. Jika mereka melihat bahwa pembangunan masjid dan jalan kebaikan lain boleh dijadikan jalan untuk menyalurkan zakat, tentu mereka akan bergegas menyalurkan zakat mereka ke jalan itu, sehingga orang-orang miskin tetap miskin dan selalu membutuhkan.

Sumber: Fatawa Arkaanil Islam atau Tuntunan Tanya Jawab Akidah, Shalat, Zakat, Puasa, dan Haji, Syaikh Muhammad bin Shaleh Al-Utsaimin, terj. Munirul Abidin, M.Ag. (Darul Falah 1426 H.), hlm. 466 – 467.

Check Also

bekas_bangunan_sekolah_st_margaret_di_newington_skotlandiA

Aparat Gerebek Markas Syiah di Selangor

  Selangor -Aparat dari Departemen Agama Islam Selangor (JAIS) menggerebek markas Syiah yang berlokasi di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *