Home » Akhbaar » KPI Sesalkan Rekaman bentrok Ahmadiyah Ditayangkan Berulangkali

KPI Sesalkan Rekaman bentrok Ahmadiyah Ditayangkan Berulangkali

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menyesalkan penayangan video rekaman bentrokan antara warga dengan kelompok Ahmadiyah di Cikeusik, Banten, awal Februari lalu oleh sejumlah stasiun televisi. KPI menduga lembaga penyiaran atau stasiun televisi takut dengan kelompok tertentu.

Anggota KPI, Ezki Suyanto, mengatakan bahwa pengaruh layar kaca yang menyiarkan suatu peristiwa itu sangat mempengaruhi para penontonnya. Stasiun televisi yang menyiarkan itu dinilai tidak memiliki empati terhadap para penonton. “Yang menonton itu kan tidak hanya orang dewasa, tetapi juga anak-anak,” kata Ezki saat menjadi pembicara dalam diskusi bertajuk Demokrasi dan Premanisme Agama, Jakarta, Kamis (3/3).

Stasiun televisi itu seharusnya mematuhi PPPS atau Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program di mana tayangan-tayangan kekerasan itu tidak boleh disiarkan. KPI sudah beberapa kali menegur dan mengingatkan sejumlah stasiun televisi untuk mematuhi aturan tersebut. Namun, mereka hanya patuh untuk beberapa saat setelah itu mereka kembali melanggar aturan itu.

Selain itu, Ezki menilai saat ini banyak stasiun televisi yang lebih takut kepada suatu kelompok tertentu. Mereka akan merasa bersalah jika ada suatu kelompok yang pernyataannya tidak ditayangkan. “Padahal, pernyataan-pernyataan mereka itu banyak yang bersifat provokatif,” ujarnya.

Bentrokan antara warga dengan kelompok Ahmadiyah di Cikeusik, Banten, direkam oleh salah seorang anggota Ahmadiyah. Video rekaman itu kemudian ditayangkan secara berulang-ulang oleh sejumlah stasiun televisi.

 

http://www.republika.co.id/berita/breaking-news/nasional/11/03/03/167236-kpi-sesalkan-rekaman-bentrok-ahmadiyah-ditayangkan-berulang-kali

 

Check Also

bekas_bangunan_sekolah_st_margaret_di_newington_skotlandiA

Aparat Gerebek Markas Syiah di Selangor

  Selangor -Aparat dari Departemen Agama Islam Selangor (JAIS) menggerebek markas Syiah yang berlokasi di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *