Home » Fiqih » Keutamaan Haji dan Umrah

Keutamaan Haji dan Umrah

Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Umrah ke umrah selanjutnya adalah sebagai penebus dosa antara keduanya; dan haji mabrur tidak mempunyai balasannya kecuali ke surga.” (Muttafaqun’alaih: Fathul Bari III: 697 no: 1773, Muslim II: 983 no: 1349, Tirmidzi II: 206 no:937, Ibnu Majah II: 964 No: 2888 dan Nasa’I V: 115).

Dari Ibnu Mas’ud r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Ikutilah pekerjaan haji dengan melaksanakan umrah; karena sesungguhnya keduanya dapat menghapus dosa dan kekafiran, sebagaimana ubupan tukang besi dapat menghilangkan kotoran besi, emas dan perak; dan tiada balasan bagi haji mabrur kecuali surga semata.” (Shahih: Shahihul Jami’us Shaghir no: 2901, Tirmidzi II: 153 no:807 dan Nasa’I V:115).

Dari Abu Hurairah r.a. ia berkata, “Barangsiapa menunaikan ibadah haji karena Allah saw lalu ia tidak berkata kotor dan tidak melakukan perbuatan maksiat niscaya ia kembali ( ke negerinya) seperti pada hari ketika ia dilahirkan ibunya.” (Muttafaqun’alaih: Fathul Bari III:382 no:1521, Muslim II:983 no. 1350, Ibnu Majah II :964 no:2889, Nasa’I V:114 no: dan Tirmidzi II: 153 no:808 hanya sajka dalam Sunan Tirmidzi disebutkan, “Ghufira lahuu maa taqaddama min dzanbih (niscaya diampunilah dosa-dosanya yang telah lalu)”.

Dari Ibnu Umar r.a. dari Nabi saw, beliau bersabda, “Orang yang berperang di jalan Allah dan orang yang menunaikan ibadah haji serta umrah adalah tamu Allah. Mereka dipanggil oleh-Nya, lalu mereka memenuhi panggilan-Nya dan mereka memohon kepada-Nya, lalu mereka memenuhi panggilan-Nya, dan mereka memohon kepada-Nya, maka Dia memenuhi permohonan mereka.” (Hasan: Shahih Ibnu Majah no: 2339 dan Ibnu Majah II: 966 no:2893).

Sumber:  Al-Wajiz Fi Fiqhis Sunnah Wal Kitabil ‘Aziz, ‘Abdul ‘Azhim bin Badawi al-Khalafi atau Al-Wajiz Ensiklopedi Fikih Islam dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah Ash-Shahihah, terj. Ma’ruf Abdul Jalil (Pustaka As-Sunnah), hlm. 456–457.

Check Also

Keutamaan Bulan Dzulhijjah

  Keutamaan Bulan Dzulhijjah   Pengantar Bulan Dzulhijjah merupakah salah satu bulan haram (bulan suci) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *