|

Kaidah Mempelajari Sirah (8)

KEDELAPAN: PERASAAN YANG TULUS.

Termasuk prinsip dalam menulis dan mempelajari sirah nabawiyah adalah rasa cinta yang tulus terhadap Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam yang menggambarkan hubungan yang hakiki secara lahir dan bathin dan turut hidup secara sungguh-sungguh bersama setiap kejadian sirah nabawiyah. [‘Adlwaa’ ‘ala dirasatis sirah’ yang ditulis oleh Asy Syaami hal 26]
Muhammad Al Ghazali mengungkapkan perasaan yang hidup, dengan mengatakan dalam muqaddimah Fiqih Sirahnya : “Sesungguhnya saya menulis sirah seperti seorang tentara yang menulis tentang panglimanya, pengikut yang menulis tentang tuannya, murid yang menulis tentang gurunya, dan saya tidak –seperti yang telah saya katakan- menjadi seorang sejarawan yang tidak punya hubungan dengan orang yang ditulisnya.” Mempelajari sirah merupakan ibadah dan taqarrub kepada Allah Subhaanahu Wa Ta’aalaa yang menumbuhkan kecintaan dan perasaan tersebut. [Fiqih Sirah hal 5].

———–
* Materi ini pernah dipublikasikan oleh ustadz Ridwan Hamidi, Lc dalam berbagai kesempatan kajian sejak bulan Mei tahun 2001, antara lain di kajian rutin Yayasan al Hikmah Bandung, kajian umum yang diselenggarakan oleh Wahdah Islamiyah Bandung, kajian umum di Masjid Pogung Raya Yogyakarta dan beberapa tempat lain.

Share

Related posts:

  1. Kaidah Mempelajari Sirah (6)
  2. Kaidah Mempelajari Sirah (3)
  3. Kaidah Mempelajari Sirah (2)
  4. Kaidah Mempelajari Sirah (1)
  5. Kaidah Mempelajari Sirah (4)

Short URL: http://ustadzridwan.com/?p=63

Posted by admin on Feb 9 2010. Filed under Prinsip Belajar Sirah. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

120x600 ad code [Inner pages]
300x250 ad code [Inner pages]

Recently Commented

  • Neky elfera: thanks for your inform…….. barokallah ‘alaika.. Wa jaza kumullhafikhoirriiii
  • nurul laily: subhanallah.. ana juga ingin sekali bisa kuliah di sana seperti ustad..
  • Herri: Terimakasih… sangat bermanfaat… Wassalam. Wr. Wb
  • yudha nhara: ijin copy
  • asma: assalamualaikum wr wb jazakalloh khoir ustadz artikel hadis-hadisnya, bermanfaat banget buat ana