<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="0.92">
<channel>
	<title>Ustadz Ridwan Hamidi</title>
	<link>http://ustadzridwan.com</link>
	<description>رضوان حامدي الإندونيسي</description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 Apr 2012 02:20:45 +0000</lastBuildDate>
	<docs>http://backend.userland.com/rss092</docs>
	<language>en</language>
	<!-- generator="WordPress/3.1" -->

	<item>
		<title>Silaturahim Mantan LDII ke MIUMI</title>
		<description><![CDATA[&#160; Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) semakin dirasakan kehadirannya di tengah masyarakat. Banyak kalangan yang menaruh harapan besar kepada MIUMI agar memberikan solusi terhadap problematika umat Islam. Mantan Pengurus Pusat Islam Jamaah (IJ) yang bertopeng Lembaga Dakwa Islam Indonesia (LDII) membeberkan kesesatan LDII kepada Sekretaris Jenderal (Sekjend) MIUMI (Rabu, 11/04/2012). Mauluddin , mantan [...]]]></description>
		<link>http://ustadzridwan.com/silaturahim-mantan-ldii-ke-miumi/</link>
			</item>
	<item>
		<title>MIUMI, Asa Menegakkan Fatwa</title>
		<description><![CDATA[&#160; Jakarta (SI ONLINE) – Ruang Puri Ratna di lantai dua Hotel Sahid sesak dipenuhi para undangan. Setidaknya ada 28 roundtable yang disiapkan panitia terisi penuh. Jika satu meja bundar itu berisi 10 tempat duduk, maka ada 280 undangan yang hadir pada Selasa malam (28/2/2012) itu. Plus panitia, berarti 300 orang lebih yang mengikuti deklarasi [...]]]></description>
		<link>http://ustadzridwan.com/miumi-asa-menegakkan-fatwa/</link>
			</item>
	<item>
		<title>MIUMI untuk revitalisasi</title>
		<description><![CDATA[Masa depan umat Islam mejadi hal yang perlu dipikirkan bersama. Berwal dari komunitas ke munitas, diskusi ke diskusi hingga akhirnya membentuk kajian ilmiah mengenai problematika umat dan kebangsaan. Hari Selasa (28/02/2012) malam, bertempat di Hotel Grand Sahid Jakarta dideklarasikan Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI).Majelis ini memilih Dr. Hamid Fahmi Zarkasyi menjadi Ketua dan [...]]]></description>
		<link>http://ustadzridwan.com/miumi-untuk-revitalisasi/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Indonesia dan Liberalism</title>
		<description><![CDATA[&#160; Satu-satunya negara muslim dimana proyek liberalisme sedemikian berhasil adalah Indonesia. Gagasan yang telah menggerogoti akidah umat muslim ini sangat subur di negara berpenduduk muslim terbesar ini, mengalahkan Negara-negara muslim lainnya. Bayangkan saja, pemikiran liberal terjadi dihampir seluruh struktur. Hal itu dikatakan Dewan Pembina INSISTS, DR. Hamid Fahmi Zarkasyi M.Phil mencermati perkembangan liberalisme di seluruh dunia. &#160; [...]]]></description>
		<link>http://ustadzridwan.com/indonesia-dan-liberalism/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Buya Hamka: Vonis Sesat terhadap Wahabi Direkayasa untuk Gurita Kolonialisme</title>
		<description><![CDATA[Buya Hamka: Vonis Sesat terhadap Wahabi Direkayasa untuk Gurita Kolonialisme Oleh: Zulkarnain Khidir Mahasiswa Universitas Prof. DR. HAMKA, Jakarta Belakangan ketika isu terorisme kian dihujamkan di jantung pergerakan umat Islam agar iklim pergerakan dakwah terkapar lemah tak berdaya. Nama Wahabi menjadi salah satu faham yang disorot dan kian menjadi bulan-bulanan aksi “tunjuk hidung,” bahkan hal [...]]]></description>
		<link>http://ustadzridwan.com/buya-hamka-vonis-sesat-terhadap-wahabi-direkayasa-untuk-gurita-kolonialisme/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Pers Rilis : MIUMI untuk Indonesia yang beradab</title>
		<description><![CDATA[&#160; Di tengah gegap gempita gerakan politik dan euphoria kebebasan berpendapat di Indonesia akhir-akhir ini telah merubah setting pemikiran umat Islam. Berbagai persoalan keagamaan baik itu aqidah ataupun syariah diselesaikan dengan pertimbangan kuat dari aspek politik atau kepentingan politik internasional sesaat. Terdobraknya pola fikir (manhaj al-fikri) atau metodologi kajian Islam oleh sekluarisme, dalam berbagai bidang [...]]]></description>
		<link>http://ustadzridwan.com/pers-rilis-miumi-untuk-indonesia-yang-beradab/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Menunggu Peran MIUMI</title>
		<description><![CDATA[&#160; Written by DR. Adian Husaini (*) Monday, 05 March 2012 01:51 &#160; “Rakyat rusak karena penguasanya rusak; penguasa rusak gara-gara ulama rusak; dan ulama rusak karena terjangkit penyakit gila dunia.” Mutiara hikmah dari Imam al-Ghazali itu disampaikan Ketua Mahkamah Konstitusi Prof. DR. Mahfud MD saat memberikan sambutan dalam acara deklarasi Majelis Intelektual dan Ulama [...]]]></description>
		<link>http://ustadzridwan.com/menunggu-peran-miumi/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Deklarasi Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI)</title>
		<description><![CDATA[&#160; TEMPO.CO, Jakarta &#8211; Para intelektual dan ulama muda Indonesia mendeklarasikan organisasi Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) di hotel Grand Sahid, pada 28 Februari. Organisasi ini bukan tandingan majelis ulama Indonesia, melainkan memperkuat otoritas lembaga keulamaan. Saat ini problematika dihadapi umat cukup kompleks. Sejumlah ulama tidak mampu memberikan solusi terbaik, karena ada ulama [...]]]></description>
		<link>http://ustadzridwan.com/deklarasi-majelis-intelektual-dan-ulama-muda-indonesia-miumi/</link>
			</item>
	<item>
		<title>MUI Sambut Kehadiran MIUMI</title>
		<description><![CDATA[&#160; TRIBUNNEWS.COM JAKARTA &#8211; Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesa (MUI) Pusat, Dr Din Syamsuddin menyambut baik lahirnya organisasi Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI). Menurut Din, kehadairan organisasi bukan saingan MUI, sebab kehadirannya justru mengoptimalkan peran ulama dan membantu otoritas keulamaan. Dengan adanya lembaga keagamaan yang notabene dihuni cendekiawan muda itu, MUI semakin [...]]]></description>
		<link>http://ustadzridwan.com/mui-sambut-kehadiran-miumi/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Sejumlah Tokoh Nasional Dukung MIUMI</title>
		<description><![CDATA[&#160; Sejumlah tokoh nasional memberikan dukungan kepada Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI).  Diantaranya ialah Ketua PP Muhammadiyah Prof Dr Din Syamsuddin, Ketua Mahkamah Konstitusi Prof Dr Mahfud MD, Ketua MUI KH A. Cholil Ridwan dan Prof. Dr. Yunahar Ilyas, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto, penyair terkenal Taufik Ismail, dan sebagainya. [...]]]></description>
		<link>http://ustadzridwan.com/sejumlah-tokoh-nasional-dukung-miumi/</link>
			</item>
</channel>
</rss>

