Home » Fiqih » Mu’amalah (page 3)

Mu’amalah

Khithbah (Meminang)

Khithbah (pinangan) ialah ajakan menikah kepada seorang perempuan dengan wasilah yang sudah dikenal oleh masyarakat luas, jika ada kecocokan maka terjadilah perjanjian akan menikah. Perlu diingat, tidak halal bagi seorang muslim melamar perempuan yang sudah dipinang saudaranya, ini didasarkan pada pernyataan Ibnu Umar r.a.. “Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam. melarang sebagian di antara kamu menjual di atas jualan sebagai yang lain, …

Read More »

Calon Istri dan Calon Suami

Calon Isteri Ideal Barangsiapa yang ingin menikah maka pilihlah calon istri yang memiliki sifat dan kriteria sebagai berikut: Perempuan yang ta’at beragama, ini didasarkan pada hadits Abu Hurairah r.a. dari Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam. bersabda, “Perempuan dinikahi karena empat faktor: (pertama) karena harta bendanya, (kedua) karena kemulyaan leluhurnya, (ketiga) karena kecantikannya), dan (keempat) karena kepatuhannya kepada agamanya, maka utamakanlah perempuan …

Read More »

Nikah Dalam Islam

Nikah termasuk sunnah para rasul yang sangat ditekankan. Allah Subhaanahu Wa Ta’aalaa berfirman, وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلًا مِنْ قَبْلِكَ وَجَعَلْنَا لَهُمْ أَزْوَاجًا وَذُرِّيَّةً “Dan sesungguhnya Kami telah mengutus beberapa Rasul sebelum kamu dan Kami memberikan kepada mereka isteri-isteri dan keturunan.” (QS. Ar-Ra’d [13]:38).

Read More »

Asal Segala Perjanjian Usaha dan Persyaratan adalah Mubah

Asal Segala Perjanjian Usaha dan Persyaratan adalah Mubah Asal dari segala bentuk perjanjian usaha dan persyaratan adalah mubah, menurut pendapat ulama yang paling benar, (Mayoritas ulama berpendapat bahwa asal dari semua transaksi adalah halal. Namun asal dari persyaratan memang masih diperselisihkan. Mayoritas ulama berpendapat bahwa persyaratan itu harus diikat dengan nash-nash atau kesimpulan dari nash berdasarkan ijtihad. Kalangan Hambaliyah dan …

Read More »

Yang Dijadikan Barometer dalam Perjanjian Usaha adalah Tujuan

Yang Dijadikan Barometer dalam Perjanjian Usaha adalah Tujuan dan Pengertian Bukan Lafal dan Zhahir Ucapan Kalau perjanjian usaha berlangsung, yang dilihat bukanlah lafal perjanjian yang diucapkan oleh kedua pihak yang melakukan akad. Namun harus dilihat tujuan mereka yang sesungguhnya dari semua ucapan mereka. Karena yang menjadi tujuan adalah pengertian lafal, bukan zhahirnya saja. Karena lafazh itu hanya merupakan delegasi dari …

Read More »

Hukum Kegiatan Finansial yang Dilakukan Oleh Anak Kecil yang Sudah Mumayyiz.

Hukum Kegiatan Finansial yang Dilakukan Oleh Anak Kecil yang Sudah Nalar/mumayyiz. Kegiatan finansial semacam itu terbagi menjadi tiga: Pertama: Yang hanya mengandung hal-hal bermanfaat semata. Dalam hal ini, kegiatan tersebut sah. Seorang anak kecil boleh menerima hibah dan sejenisnya, asal tidak membahayakan dirinya. Meskipun itu tanpa izin walinya sekalipun. Kedua: Kegiatan finansial yang hanya berisi hal-hal yang membahayakan. Kegiatan ini …

Read More »

KLASIFIKASI AKAD

KLASIFIKASI AKAD / PERJANJIAN Akad memiliki banyak klasifikasi melalui sudut pandang yang berbeda-beda. Di sini akan kita singgung sebagian klasifikasi tersebut: Pertama: Dari Segi Hukum Taklifi Berkaitan dengan soal perjanjian ada beberapa hukum sya-riat yang ditetapkan. Berdasarkan sudut pandang ini, perjanjian terbagi menjadi lima:

Read More »

APAKAH AKAD SUDAH DIANGGAP SAH DENGAN ADANYA SERAH TERIMA BARANG?

APAKAH AKAD SUDAH DIANGGAP SAH DENGAN ADANYA SERAH TERIMA BARANG? Para ulama telah sepakat bahwa akad itu sudah dianggap sah dengan adanya pengucapan lafal perjanjian tersebut. Namun mereka berbeda pendapat apakah perjanjian itu sah dengan sekedar adanya serah terima barang. Yakni seorang penjual menyerahkan barang dan pembeli menyerahkan uang bayarannya tanpa adanya ucapan dari salah seorang di antara mereka berdua. …

Read More »

Hukum-hukum Umum Dalam Perjanjian Usaha

Hukum-hukum Umum Dalam Perjanjian Usaha Dalam dunia usaha, perjanjian usaha itu menduduki posisi yang amat penting. Karena perjanjian itulah yang memba-tasi hubungan antara dua pihak yang terlibat dalam pengelolaan usaha, dan akan mengikat hubungan itu di masa sekarang dan di masa yang akan datang. Karena dasar hubungan itu adalah pelak-sanaan apa yang menjadi orientasi kedua orang yang melakukan perjanjian, dijelaskan …

Read More »

Akhlak Usahawan Muslim (11)

5. Larangan Riba Diharamkannya riba berdasarkan Kitabullah dan Sunnah Rasul serta ijma’ para ulama. Bahkan, bisa dikatakan bahwa keharamannya sudah menjadi aksioma dalam ajaran Islam ini. Di antara dalil dari Kitabullah tentang keharaman riba, yaitu: Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

Read More »