Home » April 30th, 2010
Entries posted on “April, 2010”
Sering di usia produktif, dorongan kuat untuk beramal saleh berbanding lurus dengan dorongan melanggar. SEMUA manusia di dunia ini secara fisik tunduk kepada fenomena penciptaan-Nya. Ia akan meniti fase shobi (bayi), thifl (balita), murahiq (pemuda), kuhulah (dewasa), dan syaikh (tua). Makhluk-makhluk-Nya itu selalu bertasbih kepada Allah Swt dengan bahasanya sendiri. Tetapi, usia paling menentukan arah [...]
April 30th, 2010 | Posted in Akhbaar,Akhlak | Read More »
Di antara keyakinan Ahlussunnah, yang membedakannya dengan kelompok lain adalah aqidah tentang masih hidupnya Nabi Isa. Beliau ada di langit dan suatu saat nanti menjelang kiamat akan turun. Yang membedakannya dengan aqidah orang Kristen adalah keyakinan kita bahwa beliau akan datang menegakkan syari’at Islam,membunuh babi, menghancurkan salib serta bahu membahu dengan kaum Muslimin bersama Imam [...]
April 29th, 2010 | Posted in Aqidah | Read More »
Oleh: Dr. Adian Husaini Peringatan Amien sangat penting, sebab ada sejumlah dosen di lingkungan Muhammadiyah aktif menyebarkan paham Pluralisme. CAP ke-282 Tokoh senior Muhammadiyah, Prof. Dr. M. Amien Rais membuat pernyataan yang mengagetkan bagi banyak kaum liberal di Indonesia. Dalam wawancara dengan Majalah Tabligh terbitan Majelis Tabligh dan Dakwah Khusus PP Muhammadiyah, edisi Maret 2010, [...]
April 29th, 2010 | Posted in Akhbaar,Aqidah | Read More »
Haedar Bazargan Bulan April merupakan bulan yang spesial bagi sebagian wanita Indonesia. Pada setiap tanggal 21 April wanita negeri ini mengenang perjuangan RA. Kartini. Tokoh Kartini dijadikan simbol perjuangan untuk mendapatkan hak-hak dan martabat yang seharusnya bagi perempuan. Dengan kesadaran Kartini, kita diharapkan menghormati ibu, saudari, dan segenap perempuan. Bahwa mereka, seperti halnya laki-laki, memiliki [...]
April 28th, 2010 | Posted in Akhbaar,Fiqih | Read More »
إن الحمد لله، نحمد ونستعينه ونستغفره، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا وسيئات أعمالنا، من يهده الله فلا مضل له، ومن يضلل فلا هاد له، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمداً عبده ورسوله {يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اتَّقُواْ اللّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ} {يَا أَيُّهَا النَّاسُ [...]
April 23rd, 2010 | Posted in Aqidah,Fiqih | Read More »
Ibadah haji wajib dilaksanakan demikian pula umrah, sekali seumur hidup atas setiap muslim, baligh, berakal sehat, merdeka lagi mampu. Allah SWT berfirman yang artinya, “Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadah) manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekkah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia. Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (diantaranya) maqam Ibrahim; [...]
April 19th, 2010 | Posted in Fiqih | Read More »
Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Umrah ke umrah selanjutnya adalah sebagai penebus dosa antara keduanya; dan haji mabrur tidak mempunyai balasannya kecuali ke surga.” (Muttafaqun’alaih: Fathul Bari III: 697 no: 1773, Muslim II: 983 no: 1349, Tirmidzi II: 206 no:937, Ibnu Majah II: 964 No: 2888 dan Nasa’I V: 115).
April 19th, 2010 | Posted in Fiqih | Read More »
Definisi Puasa (Shaum) Secara bahasa bermakna: imsâk (menahan) Secara syar`i bermakna: Menahan diri dari segala sesuatu yang dapat membatalkan mulai terbitnya fajar shubuh hingga terbenamnya matahari yang disertai dengan niat
April 14th, 2010 | Posted in Fiqih | Read More »
Homoseksual adalah kerusakan moral yang nyata. Jarang sekali ada orang di bumi Indonesia ini yang terang-terangan menyatakan bahwa homoseksual itu wajar. Namun anehnya, baru-baru ini media santer memberitakan akan diadakannya kongres internasional perkumpulan lesbian, gay, biseks, transgender, interseks (ILGA) di Surabaya, walau belakangan acara amoral ini bisa digagalkan oleh berbagai elemen umat. Walhamdulillah. ILGA (International [...]
April 10th, 2010 | Posted in Akhbaar,Akhlak | Read More »
“Adalah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam peperangan Tabuk, apabila hendak berangkat sebelum tergelincir matahari, maka beliau mengakhirkan Dzuhur hingga beliau mengumpulkannya dengan Ashar, lalu beliau melakukan dua shalat itu sekalian. Dan apabila beliau hendak berangkat setelah tergelincir matahari, maka beliau menyegerakan Ashar bersama Dzuhur dan melakukan shalat Dzuhur dan Ashar sekalian. Kemudian beliau berjalan. [...]
April 9th, 2010 | Posted in Fiqih,Tanya Jawab | Read More »