Home » February 28th, 2010
Entries posted on “February, 2010”
Hal ini berarti siapa yang mengakui tauhid rububiyah untuk Allah, dengan mengimani tidak ada pencipta, pemberi rizki dan pengatur alam kecuali Allah, maka ia harus mengakui bahwa tidak ada yang berhak menerima ibadah dengan segala macamnya kecuali Allah Subhannahu wa Ta’ala . Dan itulah tauhid uluhiyah. Tauhid uluhiyah, yaitu tauhid ibadah, karena ilah maknanya adalah [...]
February 28th, 2010 | Posted in Aqidah | Read More »
Oleh Syaikh Abdul Adhim Badawi “Artinya : Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mu’min dan tidak (pula) bagi perempuan yang mu’min, apabila Allah dan RasulNya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan RasulNya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata” [Al-Ahzab : [...]
February 27th, 2010 | Posted in Tanya Jawab | Read More »
Manhaj Al-Qur’an dalam menetapkan wujud Al-Khaliq serta keesaanNya adalah satu-satunya manhaj yang sejalan dengan fitrah yang lurus dan akal yang sehat. Yaitu dengan mengemukakan bukti-bukti yang benar, yang membuat akal mau menerima dan musuh pun menyerah. Di antara dalil-dalil itu adalah: 1. Sudah menjadi kepastian, setiap yang baru tentu ada yang mengadakan. Ini adalah sesuatu [...]
February 27th, 2010 | Posted in Aqidah | Read More »
Sesungguhnya alam semesta ini: langit, bumi, planet, bintang, hewan, pepohonan, daratan, lautan, malaikat, serta manusia seluruh-nya tunduk kepada Allah dan patuh kepada perintah kauniyah-Nya. Allah Subhannahu wa Ta’ala berfirman: “…padahal kepadaNya-lah berserah diri segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan suka maupun terpaksa …” (TQS. Ali Imran: 83) “… bahkan apa yang [...]
February 27th, 2010 | Posted in Aqidah | Read More »
Oleh Syaikh Shalih bin Abdul Aziz Ali Syaikh Pertanyaan. Syaikh Shalih bin Abdul Aziz Ali Syaikh ditanya : Apakah arahan dan bimbingan Syaikh kepada peserta daurah yang berasal dari negeri yang banyak didapati perbuatan bid’ah dan kesyirikan ? Jawaban Menyebarkan ilmu adalah ibadah dan jihad, Allah Jalla Jalaluhu memerintahkan NabiNya yang pada waktu itu berada [...]
February 26th, 2010 | Posted in Tanya Jawab | Read More »
Pluralisme Oleh: Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi ” Our goal is a Christian nation. We have a Biblical duty, we are called by God, to conquer this country.. We don’t want equal time. We don’t want pluralism.” Randall Terry, Founder of Operation Rescue. Itulah sekelumit cetusan hati seorang penganut Kristen. Randall mungkin terlalu keras dan dicap [...]
February 25th, 2010 | Posted in Peradaban | Read More »
Rabb adalah bentuk mashdar, yang berarti “mengembangkan sesuatu dari satu keadaan pada keadaan lain, sampai pada keadaan yang sempurna”. Jadi Rabb adalah kata mashdar yang dipinjam untuk fa’il (pelaku). Kata-kata Ar-Rabb tidak disebut sendirian, kecuali untuk Allah yang menjamin kemaslahatan seluruh makhluk. Adapun jika di-idhafah-kan (ditambahkan kepada yang lain), maka hal itu bisa untuk Allah [...]
February 25th, 2010 | Posted in Aqidah | Read More »
Tauhid adalah meyakini keesaan Allah dalam rububiyah, ikhlas beribadah kepadaNya, serta menetapkan bagiNya nama-nama dan sifat-sifatNya. Dengan demikian, tauhid ada tiga macam: tauhid rububiyah, tauhid uluhiyah serta tauhid asma’ wa sifat. Setiap macam dari ketiga macam tauhid itu memiliki makna yang harus dijelaskan agar menjadi terang perbedaan antara ketiganya. Pertama: Tauhid Rububiyah Yaitu mengesakan Allah [...]
February 25th, 2010 | Posted in Aqidah | Read More »
Penyimpangan dari aqidah yang benar adalah kehancuran dan kesesatan. Karena aqidah yang benar merupakan motivator utama bagi amal yang bermanfaat. Tanpa aqidah yang benar seseorang akan menjadi mangsa bagi persangkaan dan keragu-raguan yang lama-kelamaan mungkin menumpuk dan menghalangi dari pandangan yang benar terhadap jalan hidup kebahagiaan, sehingga hidupnya terasa sempit lalu ia ingin terbebas dari [...]
February 25th, 2010 | Posted in Aqidah | Read More »
Aqidah adalah tauqifiyah. Artinya, tidak bisa ditetapkan kecuali dengan dalil syar’i, tidak ada medan ijtihad dan berpendapat di dalamnya. Karena itulah sumber-sumbernya terbatas kepada apa yang ada di dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah. Sebab tidak seorang pun yang lebih mengetahui tentang Allah, tentang apa-apa yang wajib bagiNya dan apa yang harus disucikan dariNya melainkan Allah sendiri. [...]
February 24th, 2010 | Posted in Aqidah | Read More »